Sabtu, 02 April 2011

KAMPUNG BALI SERDANG BEDAGAI


Pura yang mungkin satu-satunya di Sergai bahkan dapat dikatakan di Sumatera Utara ini, terletak di Desa Pegajahan Dusun Harapan II, Kecamatan Pegajahan, sekitar 12 km dari kota Perbaungan, merupakan satu kecamatan yang baru dimekarkan dari Kecamatan Perbaungan sebelumnya.
Persis sekitar 500 meter dari kantor Camat Pegajahan, berdirilah pura Panataran “Dharma Raksaka” yang dibuat sekitar tahun 1989 dengan promotor Mayor TNI-AD I Nengah Dana saat itu bertugas di Kodam I/BB. Pura itu didirikan di atas tanah berukuran 20 X 40 meter, sebagai tempat umat Hindu Bali melakukan aktifitasnya memuja Dewa sebagai tanda syukur atas keberkahan yang diberikannya kepada umat Hindu Bali.
Menurut salah seorang warga yang kakeknya berasal dari tanah Bali kepada DNA mengatakan, ”para tetua kami menjelaskan, dulunya sekitar tahun 1960-an, banyak warga yang mendiami daerah ini berasal dari Pulau Bali, pada saat itu terjadi letusan Gunung Batur yang banyak mengambil korban dan merusakkan kampung halaman dari tetua kami. Beberapa dari mereka ada yang pindah ke desa Sukasari ini, dan hari demi hari setelah terjadi asimilasi dan adaptasi dengan warga setempat dan ada pula yang pindah mencari lokasi sesuai pekerjaannya, maka kini hanya tinggal 7 kepala keluarga atau sekitar 30 jiwa saja yang berdiam di desa ini”,tukasnya.
Sesuai kesepakatan para warga yang berasal dari tanah Pulau Bali di Medan, maka sekitar tahun 1989 dimulai pembuatan Pura dan selesai sekitar tahun itu juga. "Karena selama ini kalau kami mau melakukan ibadah sesuai agama Hindu Bali, kami sangat kesulitan tempatnya dan hanya di rumah masing-masing," tambahnya.

Kini Pura Panataran “Dharma Raksaka” bukan hanya sebagai tempat ibadah warga Hindu Bali di Sergai saja, tetapi umat Hindu Bali dari penjuru Sumutra. Kemudian jjika hari-hari penting menurut hitungan Hindu Bali, akan memfokuskan kegiatan ibadahnya di Pura ini sekaligus sebagai ajang silaturahmi bagi warga yang berasal dari Tanah Bali.
Tidak hanya itu, di samping sebagai tempat beribadah, lokasi ini juga sudah dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata di Kabupaten Sergai. Anda ingin melihat budaya Bali, tidak perlu jauh-jauh, karena di Kecamatan Pegajahan, dapat dinikmati.

2 komentar:

  1. Wah mantap juga ya, jadi kita gak perlu jahu2 kebali kalau mau lihat suasana bali, btw kalau kita mau kesana, ada gak angkot yg menuju kekampung bali itu ya gan...?

    BalasHapus
  2. mau penelitian kesini..untuk tesis :)

    BalasHapus